Banner

Kamis, 21 Mei 2026

Sentuh Hati Tahanan, Polres Tebo Rutin Gelar Shalat Jumat Berjamaah di Balik Jeruji Besi

 Sentuh Hati Tahanan, Polres Tebo Rutin Gelar Shalat Jumat Berjamaah di Balik Jeruji Besi



TEBO – Ada pemandangan yang berbeda dan menyentuh hati di Markas Kepolisian Resor (Polres) Tebo. Guna memberikan pembinaan mental dan spiritual, Polres Tebo secara rutin menggelar ibadah shalat Jumat berjamaah di dalam ruang tahanan bersama para warga binaan yang sedang menjalani proses hukum.


Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah humanis kepolisian dalam menyentuh sisi religi para tahanan. Meski ruang gerak mereka dibatasi oleh jeruji besi, kewajiban sebagai umat Muslim untuk beribadah tetap difasilitasi dengan baik oleh pihak kepolisian.


Suasana khusyuk dan khidmat begitu terasa saat adzan berkumandang di dalam rutan. Para tahanan bersama petugas kepolisian berbaur dalam shaf yang rapi, mendengarkan khotbah, hingga melaksanakan shalat berjamaah yang dilanjutkan dengan doa bersama.


Kapolres Tebo, AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta ketaqwaan para tahanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Kami ingin para warga binaan di sini tidak hanya menjalani proses hukum secara fisik, tetapi juga mendapatkan siraman rohani. Kegiatan shalat Jumat berjamaah yang rutin kita laksanakan di dalam ruang tahanan ini adalah bentuk upaya kami untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar AKBP Triyanto.


Lebih lanjut, Kapolres berharap momentum ibadah ini dapat menjadi sarana refleksi diri bagi para tahanan agar menyadari kekeliruan masa lalu dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


"Jeruji besi bukanlah penghalang untuk beribadah. Kami berharap, melalui pendekatan keagamaan yang konsisten ini, tumbuh rasa penyesalan yang tulus di dalam hati mereka. Sehingga, ketika nanti mereka selesai menjalani masa hukuman dan kembali ke tengah masyarakat, mereka bisa menjadi individu yang lebih bermanfaat, berakhlak mulia, dan tidak lagi mengulangi tindak pidana," tambah Kapolres Tebo.


Sementara itu, Kasat Tahti Polres Tebo, IPTU Riki Oswari, S.H., menjelaskan bahwa selain memfasilitasi ibadah wajib, pihak Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) juga memastikan pengamanan tetap berjalan dengan ketat dan humanis selama kegiatan berlangsung.


"Ibadah rutin shalat Jumat di dalam rutan ini kami laksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. . Petugas jaga juga ikut melaksanakan ibadah sekaligus melakukan pengawasan," ungkap IPTU Riki Oswari.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini terbukti mampu menjaga kondusifitas serta stabilitas psikologis para tahanan di dalam rutan.


"Kami melihat dampak positif yang sangat besar. Melalui siraman rohani dan shalat berjamaah ini, suasana di dalam sel menjadi lebih tenang dan harmonis. Ini adalah bagian dari kewajiban kami untuk memanusiakan manusia, membimbing mereka agar tidak merasa dibuang, melainkan sedang ditempa untuk menjadi pribadi yang baru," pungkas Kasat Tahti.


Langkah humanis yang konsisten dilakukan oleh jajaran Polres Tebo ini mendapat respon positif dari para tahanan. Banyak di antara mereka yang merasa lebih tenang dan bersyukur karena tetap diberikan ruang serta bimbingan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta di tengah masa-masa sulit yang sedang dihadapi.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top