Polri Hadir di Garda Terdepan, Apel Siaga Karhutla Kabupaten Tebo 2026 Digelar
POLRES TEBO – Dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, jajaran pemerintah bersama TNI-Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Tebo Tahun 2026, Rabu (6/5/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Ex MTQ Kantor Bupati Tebo tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.E., dengan Komandan Apel Kapten CKM M. Anas. Apel turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Tebo, Kodim 0416/Bute, serta instansi terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Tebo menunjukkan kesiapsiagaannya melalui keterlibatan aktif personel dalam apel, sekaligus menegaskan komitmen Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana karhutla.
Sejumlah personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga unsur masyarakat turut ambil bagian dalam apel gelar pasukan ini. Selain itu, dilakukan pula pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla guna memastikan kesiapan operasional di lapangan.
Dalam amanatnya, Bupati Tebo menegaskan bahwa memasuki musim kemarau hingga Oktober 2026, potensi karhutla meningkat dan menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan.
Menanggapi hal tersebut, Polres Tebo menegaskan akan terus meningkatkan langkah preventif melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Peran aktif Polri tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam edukasi dan deteksi dini guna mencegah terjadinya kebakaran sejak awal. Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka karhutla di wilayah Kabupaten Tebo.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan serta peralatan penanggulangan karhutla oleh unsur Forkopimda, sebagai bentuk kesiapan nyata dalam menghadapi potensi bencana.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Apel siaga ini menjadi bukti nyata keseriusan seluruh pihak, khususnya Polri, dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Tidak ada komentar:
Write comment